Manchester City resmi mengumumkan transfer Enzo Fernández dari Chelsea dengan nilai mencapai £125 juta, sekaligus menyamai rekor transfer termahal di Inggris. Gelandang asal Argentina itu kini sejajar dengan Alexander Isak sebagai pemain termahal di liga Inggris saat ini. Kesepakatan ini pun langsung mencuri perhatian publik di tengah hiruk-pikuk bursa transfer musim panas.
Kepindahan ini terjadi di tengah drama bursa transfer yang penuh kejutan. Chelsea sebenarnya tidak ingin kehilangan Fernández, tetapi upaya mereka mencari pengganti justru gagal di menit-menit akhir setelah Monaco menarik diri dari kesepakatan untuk menjual Lamine Camara. Di sisi lain, City tengah gencar membangun ulang tim setelah kehilangan sejumlah pemain kunci, dan mereka juga merekrut Iliman Ndiaye dari Everton dengan nilai hingga £65 juta untuk memperkuat lini serang.
City Samai Rekor Transfer Inggris senilai £125 Juta
Manchester City mengumumkan kedatangan Fernández setelah menuntaskan negosiasi alot dengan Chelsea. Chelsea bertahan dengan banderol selangit, dan City akhirnya menyetujui angka £125 juta untuk memboyong pemain berusia 25 tahun itu. Nilai tersebut persis sama dengan biaya transfer Alexander Isak ke Liverpool musim lalu, menjadikan keduanya pemain termahal di Inggris.
Dalam kesepakatan ini, City berhasil mendaratkan salah satu target terbesar Enzo Maresca dengan kontrak berdurasi lima tahun. Reuni antara Maresca dan Fernández sebenarnya sudah santer diperkirakan terjadi, mengingat keduanya pernah bekerja sama di Chelsea. Kedatangan Fernández diharapkan langsung memberi dampak bagi lini tengah City yang tengah bertransformasi.
“Saya tidak bisa lebih bahagia bisa berada di sini, dan saya siap menghadapi tantangan membantu City terus memenangi trofi. Klub ini dibangun untuk meraih kesuksesan,” ujar Fernández dalam pernyataan resminya. “Saya bangga terus mengembangkan permainan saya. Siapa pun yang pernah bekerja dengan saya tahu betapa kerasnya saya berlatih setiap hari dan seberapa besar yang saya berikan di setiap pertandingan. Saya memberikan segalanya, dan saya berjanji kepada Manchester City bahwa itu akan terus berlanjut begitu saya berada di sini.”
Kronologi Transfer Enzo Fernández yang Penuh Drama
Transfer Enzo Fernández ke Manchester City sebenarnya sempat terhambat oleh upaya Chelsea mencari pengganti di hari terakhir bursa. Chelsea mengajukan tawaran sebesar £38,1 juta untuk Lamine Camara dari Monaco, tetapi ditolak pada awal hari. Setelah itu, Chelsea kembali dengan penawaran £47 juta dan mencapai kesepakatan dengan Monaco; Camara dijadwalkan menandatangani kontrak enam tahun dengan opsi perpanjangan satu musim.
Kesepakatan itu terwujud setelah Everton mengalami kendala dalam upaya merekrut Folarin Balogun, yang membuat Monaco perlu mencari dana dari sumber lain. Chelsea pun memanfaatkan celah itu untuk menghidupkan kembali perburuan Camara. Namun, menjelang tenggat waktu, Monaco justru menarik diri dari perjanjian yang sudah dibuat secara tertulis, membuat petinggi Chelsea terkejut dan kecewa.
Sumber internal menyebut perilaku Monaco sebagai “sangat tidak profesional”. Di sisi lain, Everton juga tidak menyerah mengejar Balogun dan bahkan merenegosiasi biaya transfer mantan penyerang Arsenal itu, hanya untuk kembali gagal setelah tengah malam. Meski kehilangan pengganti, Chelsea tetap melanjutkan penjualan Fernández ke City, yang akhirnya diumumkan melalui pernyataan singkat di situs klub.
City Bangun Ulang Lini Tengah Setelah Ditinggal Banyak Bintang
Keputusan City menggelontorkan dana besar untuk Fernández bukan tanpa alasan. Musim panas ini, City kehilangan Rodri yang dijual ke Barcelona, Bernardo Silva yang pindah ke Real Madrid, dan Nico González yang dilepas ke Newcastle. Kehilangan tiga gelandang sekaligus memaksa City bergerak cepat di bursa transfer demi menjaga kedalaman skuad.
Secara total, City telah membelanjakan £327 juta untuk mendatangkan pemain lini tengah pada musim panas ini. Rinciannya sebagai berikut:
- Elliot Anderson dari Nottingham Forest – £116 juta
- Ayyoub Bouaddi dari Lille – £86 juta
- Enzo Fernández dari Chelsea – £125 juta
Investasi sebesar ini menunjukkan betapa seriusnya City merombak sektor tengah mereka. Dengan komposisi baru ini, City berharap lini tengah mereka tetap solid sepanjang musim dan mampu bersaing di kompetisi domestik maupun Eropa.
Negosiasi City dengan Chelsea sendiri baru dimulai pada Senin malam. Menariknya, City tidak gentar meskipun Chelsea sempat menetapkan tenggat tak resmi bagi klub yang ingin mengajukan tawaran di atas £120 juta pada bulan lalu. Kegigihan City akhirnya membuahkan hasil, dan mereka berhasil mengamankan tanda tangan Fernández sebelum jendela transfer ditutup.
Perjalanan Fernández di Chelsea dan Alasan di Balik Kepergiannya
Fernández bergabung dengan Chelsea dari Benfica pada Januari 2023 dengan biaya £106,7 juta dan mencetak 31 gol selama membela The Blues. Selama di Stamford Bridge, ia memenangkan Conference League dan Piala Dunia Antarklub. Namun, sejak Maret lalu ia sudah berusaha mencari jalan keluar, dengan Real Madrid sempat menjadi tujuan utama.
Keinginan hengkang itu semakin kuat setelah Enzo Maresca berpisah dengan Chelsea secara tidak harmonis awal tahun ini. Situasi kian memanas ketika Fernández angkat bicara setelah Chelsea tersingkir dari Liga Champions oleh Paris Saint-Germain pada Maret. Chelsea merespons dengan menjatuhkan larangan bermain dua pertandingan kepada gelandang yang berstatus wakil kapten tidak resmi tersebut.
Setelah Piala Dunia, Fernández kembali mengikuti latihan, tetapi ia mendapat cemoohan dari pendukung Chelsea saat laga pramusim melawan Real Sociedad di Stamford Bridge. Ia sempat tampil sebagai pemain pengganti dalam laga pembuka musim yang berakhir dengan kemenangan atas Fulham, namun kemudian tidak dimainkan dalam dua pertandingan berikutnya. Lambat laun, Chelsea pun sampai pada kesimpulan bahwa menjual Fernández adalah keputusan terbaik bagi semua pihak.
Di internal klub, ada penilaian bahwa Fernández belum menunjukkan diri layak menjadi wakil kapten selama berseragam Chelsea. Kombinasi faktor performa, hubungan yang merenggang, dan nilai jual yang tinggi membuat Chelsea akhirnya membuka pintu negosiasi. Keputusan ini memang berat, tetapi secara finansial sangat menguntungkan bagi klub asal London Barat tersebut.
Chelsea Raup Sekitar £500 Juta dari Penjualan dan Pinjaman Pemain
Sepanjang musim panas ini, Chelsea telah mengantongi sekitar £500 juta dari hasil penjualan dan peminjaman pemain. Fernández menjadi salah satu bagian terbesar dari total tersebut. Selain itu, Chelsea juga merampungkan sejumlah transaksi lain di penghujung bursa, termasuk melepas Marc Guiu ke RB Leipzig dengan nilai £16 juta.
Berikut rangkuman aktivitas Chelsea di penghujung jendela transfer:
- Marc Guiu – dijual ke RB Leipzig senilai £16 juta
- Dário Essugo – dipinjamkan ke Strasbourg
- Robert Sánchez – dipinjamkan ke Como
- Mykhailo Mudryk – dipinjamkan ke Tottenham
- Tosin Adarabioyo – pindah permanen ke Tottenham
Transaksi-transaksi ini menunjukkan pola bisnis Chelsea yang agresif dalam merombak skuad. Pendapatan besar dari penjualan pemain diharapkan bisa memberi ruang gerak finansial bagi Chelsea di bursa berikutnya. Dengan begitu, Chelsea tetap punya modal untuk membangun ulang tim dalam waktu dekat.
Transfer Enzo Fernández ke Manchester City menutup salah satu saga bursa transfer paling dramatis musim panas ini. City mendapatkan gelandang kelas dunia yang siap menjadi motor serangan, sementara Chelsea harus menerima kenyataan kehilangan bintang utamanya tanpa pengganti yang jelas. Dengan rekor transfer yang disamai dan belanja besar-besaran di lini tengah, City menunjukkan ambisi mereka untuk tetap bersaing di papan atas.
Di sisi lain, Chelsea kini punya pekerjaan rumah untuk menjaga keseimbangan skuad setelah ditinggal Fernández. Namun, dengan dana segar yang masuk, mereka punya modal untuk berbenah pada kesempatan berikutnya. Yang jelas, drama transfer kali ini akan dikenang sebagai salah satu momen paling liar dalam sejarah bursa transfer Inggris.
