Rayan Cherki tampil memukau saat Manchester City mengalahkan Crystal Palace. Pemain Prancis itu mencetak dua gol, begitu pula Erling Haaland, dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan nyaman untuk tim tamu. Penampilan Cherki menjadi sorotan utama karena aksinya tidak hanya menghasilkan gol, tetapi juga menghidupkan serangan City sepanjang laga.
Kemenangan ini tentu menjadi jawaban penting bagi City setelah kegagalan di Community Shield. Di sisi lain, Crystal Palace justru semakin tenggelam karena belum meraih satu poin pun musim ini. Bagi pelatih Enzo Maresca, hasil ini juga menjadi bukti bahwa transisi permainannya mulai berjalan mulus.
Rayan Cherki: Bintang di Balik Kemenangan City
Cherki sedang dalam performa terbaiknya di tahun kedua berkarier di Inggris. Pekan sebelumnya, ia masuk dari bangku cadangan dan memberikan dua assist saat City membalikkan keadaan melawan Bournemouth. Kali ini, kontribusinya jauh lebih besar karena ia tampil sebagai kreator sekaligus pencetak gol penentu.
Gol pertama Cherki lahir dari aksi individunya yang melewati beberapa pemain Palace, lalu diakhiri sentuhan halus menggunakan kaki kiri bagian luar. Ia bahkan memanfaatkan Takehiro Tomiyasu sebagai tameng, dan bola pun menggelinding pelan melewati garis meski Dean Henderson sudah berusaha menjangkaunya. Gol keduanya datang dari tembakan keras dari jarak 20 yard yang membelok dan mengecoh Henderson.
Meski tampil cemerlang, Cherki tetap rendah hati. Saat menerima pujian setelah laga, ia hanya tersenyum dan menyebut penampilannya di babak pertama “payah”. Namun Maresca berbeda pendapat; pelatih asal Italia itu menilai penampilan Cherki sangat lengkap, bukan hanya karena gol, tetapi juga karena cara dia bekerja tanpa bola.
Haaland Kembali Subur, Foden Ikut Bersinar
Erling Haaland juga menunjukkan ketajamannya dengan mencetak dua gol kontra Palace. Gol pertamanya tercipta pada menit ke-17 melalui sundulan cerdas memanfaatkan umpan silang Antoine Semenyo. Gol keduanya lahir setelah menerima umpan matang dari Phil Foden, dan seperti biasa, Haaland tidak menyia-nyiakan peluang tersebut.
Catatan menarik muncul dari gol-gol Haaland melawan Palace. Penyerang asal Norwegia itu selalu mencetak gol dalam enam laga liga melawan tim asal London tersebut. Dengan performa seperti ini, Haaland kembali menjadi mesin gol utama City musim ini.
Phil Foden juga tampil impresif dan menjadi perhatian Thomas Tuchel yang hadir di stadion. Kombinasi Foden dan Haaland membuat lini serang City semakin tajam. Penampilan kolektif ini pun meyakinkan Maresca bahwa timnya sudah bangkit dari keterpurukan di Community Shield, meski sempat kesulitan di awal laga karena pressing yang salah.
Crystal Palace: Nihil Poin dan Masalah yang Menumpuk
Crystal Palace masih belum menemukan kemenangan di bawah pelatih Pierre Sage. Padahal, dalam dua pertandingan pertamanya, ada tanda-tanda permainan yang cukup positif. Namun menghadapi City, mereka tidak mampu membendung kualitas individu lawan yang jauh lebih unggul.
Masalah Palace semakin pelik karena banyak pemain penting yang tidak tersedia. Jean-Philippe Mateta absen dan dikabarkan bisa menepi hingga empat pekan, sementara Ismaïla Sarr tidak bisa dimainkan karena ingin pindah ke Galatasaray. Daniel Muñoz juga hanya menjadi cadangan di tengah kab
