Jude Bellingham Jadi Pahlawan, Inggris Hajar Norwegia dan Lolos ke Semifinal Piala Dunia

Thomas Tuchel sudah berpesan kepada anak asuhnya: inilah saatnya Inggris bersinar di babak-babak krusial Piala Dunia. Para pemain harus melepas handuk dan tampil maksimal tanpa penyesalan. Melawan Norwegia, yang dianggap banyak pihak sebagai lawan yang bisa dikalahkan, keyakinan Tuchel diuji. Apakah itu sekadar keangkuhan Inggris, atau keyakinan realistis?

Beruntung bagi Tuchel, ia memiliki Jude Bellingham. Gelandang muda ini memang sudah bersinar sepanjang turnamen, tetapi di laga perempat final ini ia naik ke level yang berbeda saat dibutuhkan. Bellingham menjadi motor sekaligus eksekutor yang mengantarkan Inggris ke semifinal Piala Dunia.

Babak Pertama yang Menegangkan

Norwegia sempat membuat Inggris gempar. Pada babak pertama yang berjalan lambat, Andreas Schjelderup mencetak gol melalui sepakan silang yang membelok masuk ke gawang Jordan Pickford. Inggris tertinggal 0-1. Namun, Jude Bellingham merespons dengan gol penyama kedudukan yang brilian. Ia menusuk dari sisi kiri, melewati bek lawan, dan melepaskan tembakan rendah yang tak mampu dihalau kiper Ørjan Håskjold Nyland.

Skor 1-1 bertahan hingga turun minum. Inggris nyaris memimpin saat Harry Kane mencetak gol dengan dink indah, tetapi wasit menganulir karena offside.

Dominasi Norwegia di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Tuchel melakukan perubahan taktik. Bukayo Saka dan Eberechi Eze masuk, sementara Declan Rice yang sedang sakit ditarik keluar. Namun, perubahan ini justru membuat lini tengah Inggris terbuka. Norwegia mengambil alih kendali permainan. Martin Ødegaard, Alexander Sørloth, dan Erling Haaland terus mengancam gawang Pickford.

Norwegia sempat mencetak gol melalui Torbjørn Heggem, tetapi dianulir setelah VAR melihat Haaland melakukan pelanggaran terhadap Elliot Anderson. Inggris juga bernapas lega saat sundulan Kristoffer Ajer membentur mistar gawang. Ketegangan begitu terasa. Setiap kesalahan bisa berakibat fatal.

Perpanjangan Waktu: Momen Bellingham

Kedudukan imbang 1-1 bertahan hingga 90 menit. Pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Di sinilah Jude Bellingham kembali tampil sebagai pahlawan. Kiper Nyland melakukan blunder saat menepis tembakan Morgan Rogers. Bola muntah disambar Bellingham dengan penyelesaian klinis. Gol kedua untuk Inggris dan gol keenam Bellingham di turnamen ini, menempatkannya dalam persaingan Sepatu Emas.

Inggris nyaman dengan keunggulan 2-1, meskipun Norwegia masih memberi tekanan lewat Antonio Nusa dan Oscar Bobb. Djed Spence juga nyaris mendapatkan penalti setelah dijatuhkan Oscar Bobb, tetapi wasit menganulir keputusannya setelah VAR.

Pertahanan Kokoh dan Keberuntungan Inggris

Selain aksi gemilang Bellingham, Inggris juga berhasil menetralisir ancaman Erling Haaland. Striker Norwegia itu ditarik keluar pada awal perpanjangan waktu karena tak mampu menembus pertahanan Inggris yang dikomandoi John Stones dan Marc Guéhi. Cuaca panas dengan suhu 33°C dan kelembaban 65% menjadi ujian fisik berat, tetapi Inggris sudah mempersiapkan diri lewat pemusatan latihan di Florida.

Pertandingan ini memang tidak menampilkan performa tim yang solid dari Inggris. Namun, seperti yang diyakini Tuchel, Piala Dunia kali ini adalah turnamen momen-momen individu. Dan Jude Bellingham telah memberikan momen itu untuk Inggris.

Kesimpulan

Kemenangan 2-1 atas Norwegia membawa Inggris melaju ke semifinal Piala Dunia untuk pertama kalinya di bawah asuhan Thomas Tuchel. Meskipun permainan belum sempurna, keberanian dan kualitas Jude Bellingham menjadi pembeda. Ia kini menjadi kandidat kuat pemain terbaik turnamen. Inggris akan menantikan lawan di semifinal dengan keyakinan baru: bahwa mereka memiliki pemain yang bisa menentukan di saat-saat krusial.