Messi Merasakan Kebahagiaan Setelah Menjadi Penyerang Terbaik Piala Dunia
Lionel Messi, yang tampak lelah, merasa kemenangan itu istimewa setelah mencetak dua gol dan membantu Argentina mengalahkan Austria dengan skor 2-0. Gagal mencetak penalti sebelumnya, Messi memastikan bahwa persembahan timnya akan memadamkan rasa malu atas kesalahan tersebut.
“Itu merasa istimewa, seperti yang selalu saya katakan,” ujar Messi. “Saya suka bermain dan menikmati waktu di lapangan, meski tidak begitu pada saat mencetak penalti itu. Namun dengan keberuntungan, kami berhasil melewati situasi tersebut, mendapatkan keuntungan, dan pulang dengan tiga poin.”
Meski biasanya tidak mudah merayakan kemenangan, Messi tampak mengadopsi sikap yang terkendali. Dia enggan menunjukkan perasaannya tentang gol favoritnya di Piala Dunia. “Saya tidak bisa mengingatnya sekarang, saya lelah dan kehilangan energi,” ujarnya tertawa.
Setelah kemenangan beruntun di Grup J, tempat Argentina pasti lolos ke babak 32 besar telah dipastikan. “Kami tahu akan ada banyak intensitas dalam pertandingan ini dan kami tidak bisa mengantuk,” ujar Messi. “Namun saya senang. Penting bagi kita juga untuk mendapatkan enam poin agar pekan depan sedikit lebih tenang.”
Kepala pelatih Argentina, Lionel Scaloni, merasa tak memiliki kata-kata untuk menggambarkan peran Messi. “Saya tidak punya kata-kata untuk bicara tentang Leo, hal ini membuat kita semua lelah,” ujar Scaloni. “Saya sangat bahagia dengan performa dia. Dia mencetak gol lagi. Tim mengalami kesulitan dan pada beberapa saat kami menimbulkan masalah hari ini. Saat Leo aktif, semua orang juga aktif.”
Ketika tim menghadapi tantangan tanpa bola, Messi bekerja keras untuk menyita bola dan Anda bisa melihat tingkat komitmen dari dia. Hal tersebut ada alasannya karena dia memiliki komitmen dan ini yang dia generasikan.
Messi Dipuji oleh Rekan Setim
Julián Alvarez, salah satu pemain yang berperan besar dalam serangan terakhir yang menjadikan Messi mencetak gol kedua, juga membungkuk hormat kepada Messi. “Meskipun usianya sudah cukup tua, dia tetap menunjukkan bakat dan keajaiban uniknya,” ujar pemain Atlético Madrid tersebut. “Tidak banyak kata-kata yang bisa saya sampaikan. Kita semua melihatnya, dia adalah penyerang terbaik di dunia.”
Puji Piala Dunia Austria untuk Messi
Kepala pelatih Austria, Ralf Rangnick, juga memujai Messi namun merasa Alexis Mac Allister melakukan pelanggaran pada Xaver Schlader sebelum gol pertama Messi. “Kami tahu Messi berada di levelnya sendiri dan hari ini dia menunjukkan bahwa dia adalah yang terbaik,” ujar Rangnick.
“Pada pendapat saya ada pelanggaran, tetapi VAR tidak berani memberi tahu wasit tentang pelanggaran tersebut.”
Kemenangan ini menorehkan nama Messi sebagai pemain terhebat sepanjang sejarah Piala Dunia dan membuktikan komitmen dan kualitas uniknya yang terus dicontoh oleh rekan setimnya.
